Bismillahirrahmanirrahiim..
Demi Allah, yang Maha Mengetahui isi hati hambaNya..
Aku bangga menjadi anakmu bapak...
Aku bahagia menjadi putrimu yang pertama.
20 tahun yang lalu di hari kelahiranku, aku yakin itulah hari yang engkau tunggu-tunggu dengan penuh harapan dan doa darimu..
Kebahagiaan menunggu kelahiran putrinya lahir kedunia..
Engkau takan pernah membiarkan putri kecilmu menangis hingga ia tumbuh dewasa...
Bapak... kau berjuang keras siang dan malam untuk memenuhi kebutuhanku..
Engkau berusaha keras berjuang agar anak-anakmu bisa merasakan kehidupan yang baik dan layak..
Tanpa pernah engkau memperhatikan kesehatanmu sendiri..
Yang ada dalam benakmu, engkau hanya ingin melihat anak-anakmu tumbuh sehat dan bahagia..
Tanpa pernah engkau mempedulikan dirimu sendiri..
Demi Allah, yang Maha Besar..
Aku disini malu bapak...
Aku malu bukan karena aku adalah putrimu..
Aku malu, karena aku masih saja menyusahkanmu hingga saat ini..
Aku masih saja membuatmu lelah, membuatmu sakit.... hanya untuk membiarkan aku tetap hidup dan merasakan duduk di bangku perguruan tinggi..
Bapak, maafkan putrimu ini.....
Jika hingga detik ini aku masih saja menyusahkanmu..
Melihat tetesan keringat mengalir di pelilipismu... membuat hati ini merasa sakit...
Tak banyak waktu yang dapat kita lalui bersama...
Tapi disaat melihatmu tertawa..... hati ini bahagiaaaaaa sekaliiiiiiiii....
Tawamu indah, dan kau selalu saja bisa membuat canda yang dapat membuat anak-anakmu tertawa...
Walaupun aku tak bisa selalu memandangmu, mencium tanganmu disetiap pagi, bahkan menghabiskan waktu sesaat untuk sekedar berbagi cerita..... Tapi aku bahagia..........
Aku bahagia, karena engkau adalah Bapakku...
Demi Allah, yang Maha Memiliki Cinta...
Kini sayapku belum sempurna....
Bapak dan mamah, kalian adalah bagian dari sayap kananku....
Tapi sayap kanan saja tidak cukup untuk meyeimbangkanku agar aku dapat terbang tinggi..
Aku harus menemukan sayap kiriku... dan dialah yang akan menjadi imam diriku kelak...
Dengan sayap yang utuh dan sempurna, kelak aku dapat terbang tinggi dalam meraih impian-impianku...
Bapak, dalam setiap sujud shalatku... ada doa untukmu...
Apapun yang engkau lakukan, baik atau buruk.... aku tetaplah anakmu..
Anakmu yang takan henti-hentinya mendoakan kesehatan dan keselamatan untukmu...
Bapak.. aku disini sedang berjuang agar aku tidak lagi menyulitkanmu...
Engkau tak perlu khawatir, karena ada Allah yang melindungi langkahku....
Sebagai seorang bapak, pasti engkau khawatir akan kehidupan putri-putrimu yang masih gadis...
Ketakutan pasti selalu menyelimuti pikiranmu.... dan mungkin selalu membuatmu gelisah...
Tapi bapak, engkau tak perlu takut.... Insya Allah kami sebagai putrimu akan menjaga pandangan kami, hingga waktunya tiba.... engkau yang akan menghalalkan kami bertemu dengan sayap kiri kami..
engkau yang akan menyerahkan diriku pada seorang pemuda yang akan menggantikan peranmu sebagai imam dalam kehidupanku...
Kepada seorang pemuda yang akan menyempurnakan shalatku dan menyempurnakan langkahku dalam membahagiakanmu sebagai orang tuaku..
Bapak, kudoakan agar engkau sehat, panjang umur dan dimudahkan dalam memperoleh apa yang engkau inginkan...
Aku ingin meng'haji'kanmu...
Aku ingin engkau dapat menikahkanku dengan pemuda yang engkau restui...
Aku ingin engkau dapat melihat aku tumbuh sebagai wanita yang hebat untuk keluargaku..
Aku ingin engkau dapat melihat dan menggendong cucu-cucumu kelak..
Ini harapan sederhanaku untukmu bapak.....
Bapak, aku tak pandai merangkai kata..
Bahkan aku tak pandai berbicara dihadapanmu..
Disini, disebuah ruangan yang sepi..
Sambil aku menulis ini, aku sedang mendoakanmu..
Dan sedang berjuang untuk tidak lagi menyusahkanmu dengan materi .
Sudah cukup selama 20 tahun ini aku membuatmu susah..
Kini saatnya aku menaiki satu persatu anak tangga cita-citaku..
Doakanlah putrimu ini agar aku mampu mambahagiakanmu di dunia maupun di akhirat..
Terima kasih bapak atas segala perjuanganmu dan segala kebaikanmu padaku..
Sungguh, hanya Allah-lah sebaik-baiknya pemberi balasan atas setiap kebaikanmu untukku..
Terima kasih karena engkau telah rela berkorban demi melihatku bahagia..
Sekali lagi terima kasih bapak.......
Disetiap darahku... mengalir darahmu....
Semoga Allah selalu melindungimu disetiap hembusan nafas dan detak jantungmu.... (amin)
Sebuah hadist mengenai perjuangan seorang Bapak :
"Barangsiapa memelihara dua anak perempuan, memberi nafkah kepada keduanya dan membaguskan pemeliharaan keduanya sampai keduanya dewasa, maka akan datang di hari kiamat aku dan dia." rasul mengepalkan jari-jari beliau
(HR Muslim, Tirmidzi, Ibnu Hibban).
Lalu,
Rasulullah bertutur, "Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan lalu dia mendidik mereka, mengasihi mereka, menanggung kebutuhan mereka dan menikahkan mereka maka wajiblah surga untuknya"
Ditanyakan, "Wahai Rasulullah! Bagaimana jika dua anak perempuan?" Beliau menjawab, "Meskipun dua anak perempuan."
Subhanallah... Allah menjanjikan surga bagi bapak-bapak yang hebat di dunia ini, yang tak pernah mengenal lelah dalam mendidik putri-putrinya....
Bapak, aku menyayangimu di setiap waktuku..
doakanlah aku agar aku mampu berjuang disini, walaupun aku harus jauh darimu...
Untuk PAHLAWAN HEBAT dalam hidupku : ♥ BAPAK
Dari Putrimu :
-ANNISA OKTAVIANA-





Tidak ada komentar:
Posting Komentar